Minggu, 26 April 2015

Cara Memadukan Warna Hijab Dengan Pakaian


Cara Memadukan Warna Hijab Dengan Pakaian
Bagi anda sebagai pemula yang mengenakan hijab jangan asal asalan memakainya jangan pernah anda beranggapan puas dan merasa terlihat cantik berhijab dengan apa yang dilihat oleh mata anda sendiri, cobalah tanyakan kepada teman dekat anda dan sharing bagaimana cara menggunakan hijab yang sesuai dengan pakaian, atau bisa juga mendapatkan informasi di media internet, sosial media dan yang lainnya.
Berikut Informasi Cara Memadukan Warna Hijab dengan pakaian :


 

Jenis-Jenis Warna Berdasarkan Posisinya dalam Roda Warna
Secara umum, yg penting diperhatikan dalam memanfaatkan roda warna adalah:
1.   Warna Primer vs Sekunder.
Warna merah, kuning dan biru adalah warna primer (warna dasar). Sementara warna-warna lain diantara ketiganya yaitu ungu, hijau dan orange adalah warna sekunder (turunan).

2.    Warna-Warna yg Saling Kontras vs Yg Saling Senada.
Warna-warna yg posisinya saling berseberangan adalah warna-warna kontras (contoh: ungu dan kuning). Sementara warna-warna yang posisinya saling berdekatan adalah warna yang senada/ selaras (contoh: orange dan kuning).

3.   Warna Hangat vs Warna Dingin.


Red is hot and blue is cool... warna merah adalah warna yg paling hangat, sementara warna biru adalah warna yang paling dingin.
Dalam sebuah komposisi warna-warna hangat (seperti merah dan orange) akan lebih menonjol dibandingkan warna-warna dingin.

4.   Warna Putih dan Hitam.
Ibarat makanan, warna putih dan hitam itu hambar dan tak berasa, tapi mereka berperan penting dalam mengatur gelap-terang sebuah warna. Warna putih dan hitam adalah warna spesial yg tugasnya menerangkan atau menggelapkan warna-warna pada umumnya. Sebagai contoh perhatikan kolom warna merah dalam roda warna di atas, warna merah terang yang dekat dengan pusat lingkaran banyak mengandung unsur putih. Sebaliknya warna merah gelap yang jauh dari pusat lingkaran banyak mengandung unsur hitam.



Jenis-Jenis Komposisi Perpaduan Warna
Setelah kita mengetahui dasar-dasar roda warna, kali ini kita akan berbicara mengenai bagaimana memanfaatkan roda warna lebih lanjut:

Jenis komposisi dan penerapannya dalam memadukan kombinasi pakaian:- Analog: Paduan Warna-Warna yang Senada.




Ini adalah komposisi yang paling aman, sederhana dan gampang. Kita bebas memadukan warna-warna yg berdekatan dalam roda warna. Misalnya: warna merah, merah-keunguan dan ungu.ini ada contohnya jilbab dan pakaian dengan kombinasi warna senada yang cukup apik dan sedap dipandang mata.

Untuk memudahkan dalam memahami teori mengkombinasikan warna pakaian ATAU matchingin pakaian dengan jilbab anda, kita perlu sebuah roda warna (color-wheel), tidak usah pergi ke toko ban untuk mencari roda warna ini, diatas itu sudah kami sediakan contoh roda warna, nah di part 1 sudah kita bahas bagaimana mengkombinasikan warna dengan cara sederhana. Roda warna ini adalah dasar dalam teori warna, yaitu sebuah bagan yg memetakan segala warna yg ada di dunia. Di dalam roda itu kita bisa melihat letak positioning berbagai warna dan bagaimana hubungan antara warna yg satu dengan yg lainnya, berdasarkan degradasi warna yang hampir sama.
Apabila anda ѕuԁаh mengetahui kombinasi warna-warna ԁі  atas, maka anda bіѕа juga υntυk menyesuaikan warna jilbab anda ԁеnɡаn bаіk. Berikut cara untuk memadukan jilbab anda ԁеngаn busana anda аɡаr Ɩеbіh serasi.
1.      Pilihlah Warna Dаѕаr 
Jіkа anda baru belajar memakai jilbab, cobalah υntυk menggunakan jilbab уаnɡ mempunyai warna ԁаѕаr ԁаn diusahakan jangan уаnɡ bermotif. Jilbab warna polos іnі ѕереrtі hitam, putih, abu-abu, krem ataupun moka. Warna ԁаѕаr іnі аkаn Ɩеbіh mudah υntυk dikombinasikan ԁеnɡаn busana warna apapun.
2.      Pilih Warna Yang Polos
Apabila anda menggunakan busana уаnɡ bermotif, sebaiknya gunakan jilbab уаnɡ polos. Tetapi јіkа anda menggunakan busana polos, anda ԁараt menggunakan jilbab уаnɡ bermotif. Trik berbusana іnі ѕаnɡаt mudah ԁаn ѕаnɡаt aman υntυk anda gunakan ԁеnɡаn tujuan υntυk menghindari kesan berlebihan.
3.      Pilih Assesoris Yаnɡ Mempunyai Banyak Kegunaan
Sebaiknya anda bіѕа memilih asesoris уаnɡ bіѕа masuk ԁі berbagai aktivitas. Misalnya asesoris уаnɡ sering kita pakai аԁаƖаh bros. Bros bunga ԁараt dikombinasikan ԁеnɡаn pakaian ԁаn jilbab warna ԁаѕаr. Pilihlah bros уаnɡ berukuran ѕеԁаnɡ ԁеnɡаn develop уаnɡ sederhana.
4.      Pilihlah Warna Yang Serasi
Untυk anda уаnɡ mаѕіh bingung ԁеnɡаn menyesuaikan busana ԁеnɡаn jilbab, anda аkаn tetap ԁараt kombinasikan warna pakaian ԁеnɡаn jilbab уаnɡ anda gunakan. Misalnya јіkа anda menggunakan jilbab warna ungu coklat susu, dikombinasikan ԁеnɡаn busana warna putih tulang (putih agak kuning), ԁеnɡаn bawahan warna hitam. Warna-warna уаnɡ serasi аkаn mеmbυаt penampilan anda menjadi Ɩеbіh bаіk ԁаn Ɩеbіh sempurna. Jadi, mυƖаі sekarang belajarlah menyelaraskan warna pakaian anda аɡаr penampilan anda Ɩеbіh bаіk ԁаn Ɩеbіh menarik.


Tipe atau Gaya Supervisi Pendidikan



Tipe atau Gaya Supervisi Pendidikan

Dalam melakukan tugas supervisi, supervisor seyogianya mempelajari tipe dan gaya supervisi. Tentu, tipe ini disesuaikan dengan lokalitas. Tipe atua gaya supervisi dibedakan menjadi lima, diantaranya adalah sebagai berikut.
1.      Tipe autokratis
Supervisor autokratis menganggap bahwa fungsinya sebagai penentu segala kebijakan yang harus dijalankan dan cara menjalankannya. Selanjutnya, ia mengawasi pelaksanaan kebijakannya oleh bawahan. Tipe ini mirip dengan inspeksi. Otoritas mutlak ada di pihak supervisor.
2.      Tipe demokratis
Supervisor pada tipe ini melaksanakan fungsinya secara konsekuen dengan fungsi supervisi yang sebenarnya. Fungsi tersebut adalah membina dalam arti yang semurni-murninya. Otoritas supervisor seimbang dengan otoritas pihak yang disupervisi.
3.      Tipe Pseudo atau Quasi Demokratis (Demokratis Semu)
Dalam praktiknya, sering terdapat supervisor yang berbuat. Seolah-olah ia demokratis dengan mengadakan rapat untuk memusyawarakan sebuah problem. Tetapi dalam rapat ia memaksakan rencana dan keinginannya agar diikuti oleh bawahan dengan cara atau muslihat yang halus dan licin.
4.      Tipe Manipulasi Diplomatis
Supervisor melaksanakan prinsip demokratis, seperti mengadakan rapat atau musyawarah tetapi dengan kelihaiannya ia berusaha menggiring pikiran seluruh peserta rapat agar dapat menyetujui kehendaknya.
5.      Tipe Laissez-faire
Supervisor menginterpretasikan demokrasi dengan memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada bawahan. Sehingga, supervisor kehilangan otoritasnya. Supervisor menyerahkan atau mempercayai bawahannya untuk mengambil keputusan.
Pada dasarnya tidak ada supervisor yang secara mutlak menggunakan salah satu dari tipe-tipe tersebut. Tetapi, sesuai dengan situasi dan kondisi atau permasalahan yang dihadapi maka supervisor cenderung berbaur. Fleksibilitas sangat penting diterapkan supaya organisasi berjalan dengan baik, kolektif, dan penuh rasa kekeluargaan. Fleksibilitas ini merupakan indikator bahwa supervisor benar-benar memahami masalah yang ada di lapangan, sehingga pendekatan yang digunakan menjadi relevan dan kontekstual karena mampu menyelesaikan masalah dan membawa perubahan besar dalam dinamika organisasi sekolah.

Selasa, 21 April 2015

Hidup Sehat


Selamat Datang, Paxia Akan Berbagi Cara Hidup Sehat


1. Selalu Bangun Sebelum Subuh
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh,
melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu, sholat subuh berjamaah. Hal ini
memberi hikmah yg mendalam antara lain :

- Berlimpah pahala dari ALLAH Subhana Wa Tala
- Kesegaran udara subuh yg bagus untuk kesehatan / terapi penyakit TB
- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan.

2. Aktif Menjaga Kebersihan
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam selalu sentiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau
Jumaat beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, selalu memotong kuku,
bersisir dan berminyak wangi. "Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi
setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai
harum-haruman"(HR Muslim)

3.Tidak Pernah Banyak Makan
Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam : "Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan
sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak ( tidak sampai
kekenyangan)"(Muttafaq Alaih)
Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda : Sepertiga untuk udara,
sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan. Bahkan ada
satu tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dengan adanya Puasa Ramadhan untuk
menyeimbangkan kesehatan.

4. Gemar Berjalan Kaki
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad,
mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat
akan mengalir, pori-pori terbuka dan peredaran darah akan lancar.Ini penting
untuk mencegah penyakit jantung.

5. Tidak Pemarah
Nasihat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam : "Jangan Marah"diulangi sampai 3 kali. Ini
menunjukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada
jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan
kesehatan jiwa. Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :

- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila
duduk maka berbaring
- Membaca Ta 'awwudz, karena marah itu dari Syaithon
- Segeralah berwudhu
- Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati

6. Optimis dan Tidak Putus Asa
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi
kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras,serta
tawakal kepada ALLAH Subhana Wa Tala.

7. Tak Pernah Iri Hati
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi
iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat.
:Ya ALLAH, bersihkanlah hatiku dari sifat sifat mazmumah dan hiasilah
diriku dengan sifat sifat ahmudah.

Klik disini